Melalui semangat optimisme yang dibangun di tengah masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi yang dilakukan tim humas LPKBM Madcoms di berbagai instansi kelembagaan dan komunitas masyarakat di berbagai wilayah hingga ke daerah pelosok, telah melahirkan sebuah kegiatan pembelajaran dan pelatihan yang berdampak pada peningkatan serta pengembangan keterampilan masyarakat, terutama dalam memanfaatkan teknologi berbasis komputer, sebagai penunjang kegiatan usaha yang bisa menambah sumber pendapatan.


Selaras dengan program Pemberdayaan Masyarakat yang sudah dilaksanakan oleh LPKBM Madcoms, bekerjasama dengan pemerintah wilayah Kota Madiun. Kini mulai banyak kelompok UMKM maupun perorangan yang sudah mulai timbul kesadaran akan pentingnya transformasi digital, di tengah pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan akan berakhir.


“Insya Allah, saat ini kita sedang membangun sebuah platform sistem dan metode pembelajaran serta pelatihan berbasis Artificial Intelligence yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, tanpa batasan usia, tempat dan status sosial. Kami menyebutnya dengan “UNLIMITED DIGITAL TRANSFORMATION”. Mohon doa dan dukungannya, semoga proyek pekerjaan ini bisa segera selesai dan bisa dinikmati oleh orang banyak” ujar staff Humas Madcoms yang dimintai keterangan, Kamis 17 Juni 2021.


sumber: merdeka.com

Mengutip hal senada diatas, laman berita merdeka.com melalui salah satu artikelnya juga menyebutkan jika situasi pandemi ini justru bisa dimanfaatkan oleh pelaku UKM (Usaha Kecil & Menengah) dan UMKM (Usaha Kecil, Mikro & Menengah) untuk mulai beralih ke media online agar bisa mengembangkan bisnis mereka, untuk itu tentu saja, kesadaran akan kebutuhan pendidikan di bidang komputer, internet, aplikasi dan sistem yang terintegrasi untuk menunjang hal tersebut harus mulai disosialisasikan untuk menunjang kebutuhan tersebut.


sumber: cdn.antaranews.com

Di beberapa postingan populer di media sosial juga kini banyak anak-anak muda yang merambah dunia bisnis dan investasi melalui jalur transformasi digital. Banyak pebisnis-pebisnis baru yang relatif masih berada di usia sekolah, ternyata sudah mulai menciptakan profil keuangan melalui usaha yang mereka jalankan dengan hanya bermodalkan smartphone dan aplikasi di internet.

sumber: uns.ac.id

Seperti yang pernah di muat dalam laman uns.ac.id yang menceritakan tentang seorang mahasiswa bernama Anglas Bayu Rendra, dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Keolahragaan (FKOR) UNS yang berhasil menekuni budidaya ikan guppy, hingga menjadi bisnis yang dikenal dengan nama Jet Guppy yang beromzet Rp. 10 juta – Rp. 15 juta per bulan. Digital Marketing dan pemanfaatan media sosial menjadi kunci keberhasilan usahanya.


Bagaimana menurut Anda?

By Madcoms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *