Standar pendidikan wajib, menyentuh garis akhir, ketika kita tamat, dari jenjang SMA/SMK/MA sederajat. Perayaan kelulusan dari seragam putih abu-abu, menjadi pintu gerbang baru, memasuki realita kehidupan yang sebenarnya.

Tentu kita ketahui, dimana masa pendidikan Sekolah Dasar (SD) ada di masa anak-anak. Berlanjut ke Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang menjadi masa transisi (pubertas), dari anak-anak ke dunia remaja.

Di Sekolah Menengah Atas (SMA), kita melaluinya dengan membentuk jati diri, membangun prinsip juga idealisme, beberapa diantara kita, mungkin menjadikan hal tersebut, sebagai persiapan memasuki masa pendewasaan. Ada banyak hal yang harus mulai kita pikirkan, sebagai rencana, untuk langkah kita ke masa depan.


THINK ABOUT FUTURE, NOT TODAY

Hidup bergerak maju, kebutuhan semakin banyak, keinginan semakin beragam dan lingkungan sosial di masyarakat, menjadi ajang pembuktian prestasi, dari apa yang pernah kita dapatkan, selama berada dalam dunia pendidikan.

Fakta menunjukan, tidak semua yang menjadi juara, akan tampil sebagai pemenang. Sebaliknya, belum tentu yang kalah, akan berakhir sebagai pecundang.Semua tergantung dari bagaimana akal dan pikiran kita, dalam menyikapi, setiap peluang yang ada. Apa yang sedang tren hari ini, bisa jadi akan memudar dengan tren baru yang akan hadir.

Kita yang bisa beradaptasi, akan menjalani hidup secara fleksibel, dari waktu ke waktu. Sementara kita yang kurang bisa beradaptasi, akan tertinggal oleh waktu, yang tidak mungkin bisa kembali lagi. Lalu, langkah apa yang bisa kita mulai, sebagai calon lulusan SMA/SMK/MA sederajat, untuk mempersiapkan diri, agar bisa menjadi pribadi yang mandiri, menginspirasi dan membanggakan?

Dalam beberapa tahun terakhir, Pandemi Covid-19 memberikan sisi buruk dan penyebab dari banyaknya perusahaan yang tutup, bisnis yang tiba-tiba tidak bisa beroperasi, karyawan yang kehilangan pekerjaan dan cerita yang mengharukan, dari para pedagang kecil disekitar kita.

Namun, kita wajib bersyukur. Selain sisi buruk, Pandemi Covid-19 juga membawa sisi baik. Munculnya transformasi digital, membawa perubahan besar serta percepatan dalam setiap bentuk kegiatan manusia. Ada banyak sekali contoh dan bukti nyata, dari siapa saja yang mau dan tekun belajar, bisa memanfaatkan peluang dan tidak suka menunda-nunda. Beberapa diantaranya, bisa kita cek, dalam beberapa referensi yang bisa kita klik, berikut ini

Dan masih ada jutaan kisah yang bisa kita temukan, di berbagai artikel inspiratif yang tersebar di jagad raya internet.

Kita juga bisa melakukan riset dan pembuktian sendiri, melalui mesin pencarian google tentunya. Belum lagi jika kita memperhatikan dukungan pemerintah yang semakin giat bersinergi dan berkolaborasi dengan banyak pihak.


Mulai Dinas Kementerian, Dinas Pendidikan, Dinas Ketenaga-kerjaan, para pemilik perusahaan swasta dan BUMN, para artis, influencer, bahkan Bapak Presiden Joko Widodo pun mendukung pergerakan talenta-talenta digital untuk percepatan inovasi, dalam rangka transformasi digital, di era industri 4.0 ini.


Kita bisa melihat beberapa tayangan yang bisa kita klik, berikut ini ;

Setidaknya dari beberapa referensi diatas, baik yang dimunculkan melalui liputan redaksi di berbagai platform media terkemuka dan juga tayangan dokumentasi dari kanal video YouTube, kita bisa membuat kesimpulan, antara lain ;

  1. Mau tidak mau, siap tidak siap, suka tidak suka. Kita sudah berada di era industri 4.0. Dimana segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi, ilmu komputer, program dan aplikasi, hingga manajemen data berbasis internet, adalah sesuatu yang harus kita akui memiliki banyak pengaruh dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
  2. Baik dunia kerja atau dunia bisnis & usaha, sama-sama membutuhkan banyak sumber daya manusia yang tidak hanya berwawasan atau sudah teredukasi, namun juga memiliki kompetensi atau kebisaan untuk mengolah ketersediaan teknologi untuk menunjang peningkatan produktifitas.
  3. Menariknya, digitalisasi membuka kesempatan sekaligus peluang tanpa batasan ruang dan waktu, penampilan fisik dan usia. Semua orang bisa ikut ambil bagian, selama ada kemauan!
  4. Teknologi yang terus berkembang melalui inovasi-inovasi, memberikan kepastian dan jaminan, bahwa pertumbuhan digitalisasi tidak akan pernah mengalami kemunduruan atau penurunan.
  5. Ketersediaan informasi yang terbuka bebas, menjadi jalur masuk utama, bagi siapa saja, yang ingin memanfaatkan teknologi dan digitalisasi, untuk jalan meraih sukses di masa depan!

Bukan tanpa alasan, karena 5 kesimpulan diatas, juga diperkuat dengan beberapa hasil analisis, tentang gambaran masa depan yang bisa kita klik, antara lain ;

Sekarang mari kita renungkan, apa yang terjadi jika ;

  • Pandemi Covid-19 ternyata semakin banyak memunculkan varian baru!
  • Perubahan yang terjadi begitu cepat sekarang ini, membuat kita tanpa sadar terlalu lama berada di zona nyaman, hingga enggan bergerak untuk bisa beradaptasi!
  • Bagaimana jika ternyata dunia kerja membutuhkan banyak calon karyawan yang memiliki kebisaan di bidang komputer (teknologi), tapi ternyata kita gaptek?
  • Bagaimana seumpama ada banyak peluang bisnis dan usaha yang bisa dijalankan dan menghasilkan banyak keuntungan, bahkan nyaris tanpa modal, tapi ternyata kita kurang bisa memanfaatkannya?
  • Apa yang akan kita lakukan, ketika setiap persyaratan kerja yang dicantumkan perusahaan membutuhkan sertifikasi di bidang ilmu komputer, tapi ternyata kita tidak memilikinya?
  • Seperti apa kondisi kita, saat teman-teman seangkatan lulusan kita saat sekolah dulu, telah banyak yang berhasil meraih sumber penghasilan tambahan dari internet, tapi ternyata kita sudah menyia-nyiakan waktu dengan mengesampingkan peranan internet dan ilmu komputer, bahkan merasa tidak butuh?
  • Dan bagaimana jika usia kita semakin bertambah, bahkan gelar sarjana pun sudah kita raih, tapi ternyata kita belum bisa memenuhi harapan orangtua untuk bisa mandiri, karena masih menjadi pengangguran!

Serius! Ini bukan ancaman, hanya pengingat untuk mengingatkan kita semua. Jika hal baik yang terjadi, maka kita tinggal menikmati dan mensyukuri. Namun jika ternyata hal buruk yang muncul, apakah kita sudah memiliki solusi?


Jangan-jangan kita malah terlena, sampai akhirnya lupa, bahwa ADA MASA DEPAN YANG HARUS DIPERJUANGKAN, MULAI DARI SEKARANG! 

By Madcoms

Leave a Reply

Your email address will not be published.